Tamangede - Dari Daun Jadi Karya, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Kreativitas Ecoprint kepada Siswa SD N 02 Tamangede

Dari Daun Jadi Karya, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Kreativitas Ecoprint kepada Siswa SD N 02 Tamangede

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang melalui Divisi Ekonomi Kreatif mengajak siswa SD N 02 Tamangede untuk mengenal kreativitas berbasis lingkungan melalui kegiatan pembuatan ecoprint. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, yang sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk belajar memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar menjadi karya yang menarik sekaligus bernilai kreatif.

‎Kegiatan pembuatan ecoprint ini diikuti oleh siswa kelas 4 yang dilaksanakan di ruang kelas. Kegiatan diawali dengan memberikan pengenalan terkait ecoprint, bahan dan alat, lalu siswa praktik langsung membuat ecoprint. Daun-daun dan bunga-bunga yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk menghasilkan motif alami pada totebag.

‎Para siswa terlihat antusias saat memilih dan menyusun daun maupun bunga berbagai bentuk sesuai dengan kreativitas masing-masing sehingga menghasilkan motif yang unik. Dengan didampingi mahasiswa KKN, siswa mengikuti setiap proses pembuatan ecoprint sehingga tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat mencoba secara langsung bagaimana bahan alami dapat diubah menjadi sebuah karya seni.

‎Salah satu mahasiswa KKN yakni Muhammad Robith Qolbaini Wibisono selaku Koordinator Desa Posko 174 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan kreativitas dan pemanfaatan lingkungan kepada anak-anak sejak dini.

‎“Alhamdulillah, program kerja ecoprint di SD N 02 Desa Tamangede telah terlaksana dengan lancar. Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengenal teknik ecoprint sebagai bentuk pengenalan seni ramah lingkungan sejak dini. Antusiasme dan partisipasi aktif dari siswa menjadi kesan tersendiri, sekaligus harapan agar kegiatan semacam ini dapat terus dilanjutkan dan memberi manfaat jangka panjang bagi sekolah dan masyarakat Desa Tamangede,” ujarnya.

‎Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari pihak sekolah. Ibu Eka Pujiarti, S.Pd., selaku wali kelas 4 SD N 02 Tamangede, mengatakan bahwa kegiatan ecoprint memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat belajar sambil praktik secara langsung.

‎“Terima kasih kepada tim KKN UIN Walisongo atas kegiatan hari ini. Semoga dengan adanya kegiatan pembuatan ecoprint ini dapat memberikan pengalaman kepada anak-anak, anak- anak merasa senang sekali dan semoga untuk tim KKN ini sukses ke depannya. Terima kasih kakak-kakak KKN,” ujarnya.

‎Selain melatih kreativitas, kegiatan pembuatan ecoprint juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Pemanfaatan daun dan bunga sebagai bahan untuk menghasilkan motif unik pada totebag menunjukkan bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan karya yang sederhana dan memiliki nilai estetika serta nilai jual yang lebih tinggi.

‎Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kreatif yang dapat diterapkan secara sederhana di lingkungan sekolah. Program kerja Divisi Ekonomi Kreatif ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus membuka wawasan bahwa kreativitas dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar.

‎Melalui kegiatan pembuatan ecoprint, mahasiswa KKN berharap siswa dapat terus mengembangkan kreativitas, berani mencoba hal baru, serta semakin mengenal pemanfaatan bahan alami secara positif. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah sederhana dalam mengenalkan ekonomi kreatif kepada generasi muda sejak usia sekolah.


Dipost : 22 Agustus 2026 | Dilihat : 3

Share :