Berita Terkini
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang melalui Divisi Ekonomi Kreatif mendorong pelaku UMKM di Desa Tamangede untuk semakin dikenal di era digital melalui program digitalisasi UMKM. Program tersebut dilakukan dengan membantu pelaku UMKM membuat dan mengoptimalkan Google Maps, media sosial, serta katalog WhatsApp Business sebagai sarana untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan ini menyasar sejumlah pelaku UMKM di Desa Tamangede yang sebelumnya belum memanfaatkan media digital secara optimal dalam memperkenalkan produk dan lokasi usahanya. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung, mulai dari pembuatan titik lokasi usaha melalui Google Maps, pembuatan akun media sosial, hingga penyusunan katalog produk pada WhatsApp Business.
Melalui Google Maps, lokasi UMKM dapat lebih mudah ditemukan oleh pelanggan. Informasi mengenai nama usaha, alamat, lokasi, serta informasi pendukung lainnya dapat ditampilkan secara digital sehingga calon pelanggan tidak perlu kesulitan mencari lokasi usaha. Sementara itu, media sosial khusus produk UMKM diharapkan dapat memudahkan masyarakat luas menemukan produk UMKM sekaligus membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran dan menjangkau calon konsumen yang lebih luas. Lalu, katalog WhatsApp Business dimanfaatkan untuk menampilkan produk yang tersedia sehingga pelanggan dapat melihat pilihan produk sebelum melakukan pemesanan.
Salah satu mahasiswa KKN, Davina Ayu Rhamadani, menjelaskan bahwa digitalisasi UMKM dilakukan sebagai upaya sederhana untuk membantu pelaku usaha memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pemasaran.
“Program digitalisasi ini kami lakukan untuk membantu UMKM agar lebih mudah memperkenalkan dan memasarkan produknya melalui media digital. Dengan adanya akun khusus produk UMKM, Google Maps, dan katalog WhatsApp Business, masyarakat bisa lebih mudah menemukan informasi mengenai produk maupun lokasi usaha. Semoga media digital yang sudah dibuat dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar produk mereka,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN juga membantu pelaku UMKM memahami cara mengelola informasi usaha secara mandiri. Pelaku UMKM diberikan penjelasan mengenai penggunaan Google Maps, media sosial, dan WhatsApp Business agar platform yang telah dibuat tidak hanya digunakan selama kegiatan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan usaha.
Salah satu pelaku UMKM, Ibu Muzaroah, menyambut baik pendampingan tersebut. Menurutnya, program dari tim KKN ini memberikan kemudahan dalam memperkenalkan usaha dan produk kepada pelanggan.
“Program kalian ini mengenai digitalisasi UMKM melalui pencantuman usaha di google maps itu sangatlah bagus karena sangat membantu para UMKM kelas menengah ke bawah untuk bisa dikenal oleh masyarakat lebih luas lagi yang tadinya hanya sekitar RT bahkan desa sekarang bisa dikenal oleh orang-orang luar daerah. Mereka bisa menemukan produk kita lewat google maps, yang dulu dari mulut ke mulut infonya sekarang naik level dari jari ke jari. Apa lagi sekarang jaman digitalisasi, apa-apa serba online, orang tanpa keluar rumah bisa dapat belanjaan lewat HP. Saatnya sekarang UMKM naik kelas, mudah-mudahan apa yang kalian berikan untuk warga Desa Tamangede, ilmu yang sangat bermanfaat bisa membantu semua warga. Terima kasih untuk kerja keras kalian di desa kami, semoga sehat selalu dan sukses ke depannya,” ujarnya.
Program digitalisasi UMKM ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan platform digital diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas serta memudahkan masyarakat dalam menemukan produk-produk UMKM yang ada di Desa Tamangede.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap pelaku UMKM dapat semakin mandiri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Digitalisasi yang dilakukan secara sederhana melalui Google Maps, media sosial, dan WhatsApp Business diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM untuk meningkatkan visibilitas usaha dan memperluas akses kepada calon pelanggan.
Dipost : 22 Agustus 2026 | Dilihat : 3
Share :